Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

IMG-20251206-WA0033(1)

Iklan

Tag Terpopuler

“Halal Bihalal IOT Jateng–DIY, Momentum Perkuat Solidaritas Warga OKU Timur di Perantauan”

Selasa, 07 April 2026 | April 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-07T07:18:41Z
Semarang — okuraya.info
Ikatan Keluarga OKU Timur (IOT) wilayah Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Minggu (5/4/2026). Acara tersebut berlangsung di Rumah Makan Swalayan Ngreco, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Mengusung tema “Dengan Saling Memaafkan Kita Kuat, Dengan Kebersamaan Kita Hebat”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar perantau asal OKU Timur yang berdomisili di wilayah Jateng dan DIY.

Ketua panitia, Rusyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh anggota dan undangan yang telah meluangkan waktu untuk berkumpul dalam suasana Idulfitri.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana memperkuat solidaritas, mempererat persaudaraan, serta menjaga kekompakan warga OKU Timur di perantauan.

“Melalui momentum ini, kami berharap seluruh keluarga besar IOT semakin solid, saling mendukung, dan terus menjaga nilai-nilai kebersamaan di manapun berada,” ujar Rusyanto.

Sementara itu, Penanggung Jawab kegiatan sekaligus Ketua Umum IOT Jateng–DIY, Sampunra Jaya Madian, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekeluargaan di tengah dinamika kehidupan perantauan. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus berkontribusi positif, baik bagi organisasi maupun masyarakat luas.
“Silaturahmi seperti ini harus terus kita jaga. 
Dengan kebersamaan, kita bisa menjadi kekuatan yang besar dan memberikan manfaat nyata, baik bagi sesama anggota maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Dr. KH. M. Iskandar, S.Ag., M.Si., yang juga dikenal sebagai Chang I Po, seorang mualaf keturunan Tionghoa asal Martapura yang kini berdomisili di Salatiga. 

Dalam ceramahnya, ia mengangkat makna mendalam dari Halal Bihalal sebagai ajang saling memaafkan, memperbaiki hubungan antarsesama, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah tanpa memandang latar belakang suku, budaya, maupun status sosial, sebagai wujud nyata ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban, diakhiri dengan doa bersama serta ramah tamah antar peserta yang semakin mempererat jalinan persaudaraan keluarga besar IOT Jateng–DIY. (aTa)

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta

PALEMBANG — okuraya.info Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polrestabes Palembang menerima serahan terlapor dalam kasus duga...

×
Berita Terbaru Update