OKU Timur - okuraya.info
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Sepak Bola Desa Tawang Rejo BK 8, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu, 1 Februari 2026. Kegiatan akbar ini dihadiri lebih dari 5.000 warga Nahdliyin dari seluruh wilayah OKU Timur serta kabupaten tetangga.
Acara tersebut menghadirkan penceramah nasional KH Marzuqi Mustamar asal Malang, Jawa Timur, yang dikenal sebagai ulama kharismatik dan tokoh NU berpengaruh di tingkat nasional.
Harlah satu abad NU ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru serta Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT., MM. Turut hadir mendampingi jajaran Forkopimda dan tokoh daerah, di antaranya Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. yang diwakili Kabag Logistik KOMPOL Mulyadi, S.E., Ketua DPRD OKU Timur Hermanto, S.E., M.M., para kiai, ulama, serta pengurus pondok pesantren se-Kabupaten OKU Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap peran besar Nahdlatul Ulama yang selama satu abad telah konsisten menjaga nilai keislaman yang moderat, toleran, dan cinta tanah air.
Menurutnya, NU memiliki kontribusi nyata dalam menjaga persatuan bangsa serta berperan aktif dalam pembangunan moral dan sosial masyarakat.
“NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat ke-NU-an harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Gubernur.
Sementara itu, KH Marzuqi Mustamar dalam ceramahnya mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk tetap berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah serta istiqamah berkhidmat di Nahdlatul Ulama sepanjang hayat.
Ia menegaskan bahwa NU didirikan untuk menjaga akidah, tradisi keislaman, serta persatuan umat, sehingga warga NU diharapkan tetap setia, solid, dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
“Ber-NU bukan hanya identitas, tetapi jalan pengabdian. Mari kita pegang NU sampai kapan pun, dari lahir hingga akhir hayat, demi menjaga agama, bangsa, dan negara,” tegas KH Marzuqi di hadapan ribuan jamaah.
Peringatan Harlah 100 Tahun NU ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meneguhkan komitmen kebangsaan, serta mempererat silaturahmi antarulama, umara, dan seluruh warga Nahdlatul Ulama di OKU Timur dan sekitarnya.
#aTa