Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

IMG-20251206-WA0033(1)

Iklan

Tag Terpopuler

Ratusan Truk ODOL di tahan Polisi di Jalinsum

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-16T04:33:34Z
Palembang - okuraya.info
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengambil langkah tegas dengan menahan ratusan kendaraan berat jenis Over Dimension Over Loading (ODOL) yang mencoba melintas di jalur utama mudik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan.

Kebijakan ini diberlakukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 setelah petugas mendeteksi peningkatan volume kendaraan yang signifikan di jalur Betung, yang kerap mengalami kemacetan akibat bercampurnya kendaraan pemudik dengan truk angkutan berat.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel mulai memberlakukan pembatasan ketat terhadap seluruh kendaraan bersumbu tiga ke atas yang hendak melintas menuju arah Jambi dan provinsi tetangga lainnya.

Ratusan truk ODOL yang terjaring di sejumlah titik pemeriksaan langsung diarahkan menuju kantong-kantong parkir yang telah disiapkan sebelum memasuki jalur utama mudik.

Para sopir juga diberikan pemahaman mengenai aturan pembatasan angkutan barang selama periode mudik Lebaran.
Sejumlah lokasi strategis disiapkan sebagai tempat penampungan sementara kendaraan berat, di antaranya kawasan Terminal Kramasan yang memiliki area luas, ruas Jalan Soekarno-Hatta Palembang, serta beberapa titik parkir alternatif di wilayah Banyuasin.

Petugas juga melakukan pembelokan kendaraan berat di kawasan Simpang Talang Kelapa agar tidak memasuki jalur utama yang dipadati kendaraan pemudik. Langkah ini dinilai efektif untuk memisahkan arus kendaraan logistik dari kendaraan pribadi para pemudik.

Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menegaskan bahwa langkah penahanan kendaraan berat ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam menjamin kelancaran arus mudik.
“Seluruh truk sumbu tiga kami tahan dan dialihkan ke kantong parkir yang telah kami siapkan. 

Jalur mudik harus diprioritaskan untuk masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarganya di Hari Raya,” ujarnya saat meninjau langsung pos pengamanan di jalur Betung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa kebijakan tersebut telah melalui kajian mendalam terkait pola kepadatan lalu lintas setiap tahun.

“Penertiban ini dilakukan berdasarkan aturan pembatasan angkutan barang selama mudik Lebaran yang memang sudah dijadwalkan.
Tujuannya agar arus kendaraan pemudik tetap lancar dan terhindar dari kemacetan panjang akibat truk ODOL yang kerap berjalan lambat di tanjakan,” jelasnya.

Selain penertiban truk ODOL, jajaran Polda Sumsel juga menyiagakan tim khusus pengurai kemacetan yang terdiri dari personel lalu lintas dan samapta di sejumlah titik rawan kepadatan.

Tim tersebut bertugas melakukan patroli rutin serta memberlakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara tiba-tiba.

Petugas juga disiagakan di sejumlah titik rawan kecelakaan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan di jalan.

Masyarakat yang melintas di jalur Sumatera Selatan mengapresiasi langkah tegas kepolisian tersebut. 
Mereka menilai perjalanan mudik menjadi lebih nyaman tanpa harus berbagi jalan dengan truk-truk besar yang sering memperlambat arus kendaraan.

Polda Sumsel pun mengimbau para pengemudi kendaraan pribadi agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi mewujudkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar.
#Rey_team

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 2026 menurut Muhammadiyah, NU, BRIN dan BMKG berbeda

OKU Timur - okuraya.info Memasuki penghujung bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, umat Islam di Indonesia mul...

×
Berita Terbaru Update