OKU - okuraya.info
Seorang kurir ekspedisi bernama Arif mengalami luka serius di bagian leher dan dada setelah menjadi korban penganiayaan oleh pelanggannya sendiri. Peristiwa tersebut dipicu oleh ketidakpuasan pelaku terhadap barang pesanan Cash on Delivery (COD) senilai Rp1,5 juta.
Insiden berdarah itu terjadi di kawasan kandang ternak Dusun Trimulyo, Desa Martajaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (3/1/2026) siang.
Pelaku diketahui berinisial So (16). Saat itu korban datang untuk menjalankan tugas menagih pembayaran barang pesanan. Setelah barang diterima, pelaku sempat meminta korban menunggu dengan alasan akan mengambil uang. Namun secara tiba-tiba, korban justru diserang dari belakang menggunakan senjata tajam jenis celurit.
“Pelaku belanja online metode COD dengan nominal Rp1,5 juta. Setelah barang diterima, dia menyuruh saya menunggu sebentar mau ambil uang, tapi tiba-tiba menyerang dari belakang pakai celurit,” ungkap Arif saat menjalani perawatan di RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja, Senin (5/1/2026).
Korban sempat berusaha melawan dan mencoba merebut senjata tajam dari tangan pelaku. Namun celurit tersebut lebih dahulu melukai korban hingga menyebabkan luka cukup serius di bagian dada dan leher. Akibat kejadian itu, korban harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Endro Aibowo, S.I.K., M.A.P. melalui Kapolsek Lubuk Raja IPTU Indra Gunawan membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pelaku telah diamankan.
“Pelaku penusukan sudah ditangkap dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujar IPTU Indra Gunawan.
Ia menambahkan, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Lubuk Raja dengan didampingi oleh pihak keluarga. Saat ini, pelaku beserta barang bukti senjata tajam telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. #aTa_team