Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

IMG-20251206-WA0033(1)

Iklan

Tag Terpopuler

Cekcok soal Pengisian Solar di SPBU Punti Kayu, Sopir Truk Ditusuk hingga Meninggal Dunia

Kamis, 02 April 2026 | April 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-02T04:19:48Z
PALEMBANG — okuraya.info
Peristiwa tragis yang berujung hilangnya nyawa terjadi di kawasan SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian Km 7, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis (2/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.50 WIB.

Seorang sopir truk berinisial MEP (26) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri, diduga akibat perselisihan saat pengisian bahan bakar jenis solar.

Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan dua orang yang diduga terlibat, yakni SI (25) yang bertugas sebagai pengawas SPBU dan EPP (22) selaku petugas keamanan. Keduanya diamankan sekitar pukul 04.30 WIB oleh personel gabungan dari Polrestabes Palembang bersama jajaran Polsek Sukarami di lokasi kejadian.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula ketika korban melakukan pengisian solar. Namun proses tersebut terhenti karena operasional SPBU telah ditutup, sementara korban merasa pengisian belum sesuai harapan. Perbedaan pendapat itu memicu cekcok antara korban dan SI.

Situasi sempat mereda setelah korban meninggalkan area SPBU dan menunggu di seberang jalan. Namun, ketegangan kembali memuncak saat SI mengajak EPP menemui korban. 

Pertemuan tersebut berujung perkelahian, hingga akhirnya SI diduga melakukan penusukan yang menyebabkan korban terkapar dengan luka serius.
Korban kemudian dilarikan ke RS Myria Palembang oleh warga di sekitar lokasi, namun nyawanya tidak tertolong setibanya di rumah sakit.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan, termasuk mengamankan kedua terduga pelaku, meminta keterangan saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) di area SPBU turut diamankan guna kepentingan penyidikan.

Barang bukti berupa pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian telah disita, sementara senjata tajam yang digunakan masih dalam proses pencarian oleh tim penyidik.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, memastikan proses penyidikan dilakukan secara mendalam.
“Dua orang telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga masih memburu senjata tajam yang digunakan serta menganalisis rekaman CCTV untuk memperkuat pembuktian,” ujarnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut dan menegaskan komitmen penegakan hukum.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Setiap bentuk kekerasan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dan mengedepankan penyelesaian secara damai,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal penanganan perkara ini secara transparan.

“Penggunaan senjata tajam di ruang publik merupakan tindakan berbahaya dan memiliki konsekuensi hukum serius. Kasus ini akan kami tangani secara profesional hingga tuntas,” jelasnya.
Hingga kini, penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang masih terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan lanjutan terhadap para saksi serta upaya pencarian barang bukti utama berupa senjata tajam yang digunakan dalam insiden tersebut. (aTa)

#rilis_humas_polda_sumsel

Cekcok soal Pengisian Solar di SPBU Punti Kayu, Sopir Truk Ditusuk hingga Meninggal Dunia

PALEMBANG — okuraya.info Peristiwa tragis yang berujung hilangnya nyawa terjadi di kawasan SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kol...

×
Berita Terbaru Update