Palembang - okuraya.info
Polda Sumatera Selatan memastikan pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman dan terkendali. Kepastian ini disampaikan oleh Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho usai mengikuti video conference (vicon) nasional bersama Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Jumat malam, 20 Maret 2026.
Dalam forum tersebut, Kapolri memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polda Sumsel yang dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan selama arus mudik.
Keberhasilan itu ditandai dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta kriminalitas di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel melaporkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya berada dalam kondisi kondusif.
Hal ini didukung oleh kesiapsiagaan sebanyak 4.303 personel gabungan yang ditempatkan di 73 pos pengamanan.
“Seluruh personel kami siaga penuh. Tidak ada yang boleh lengah. Setiap pos harus menjadi pusat pelayanan masyarakat yang nyata,” tegas Kapolda.
Menindaklanjuti arahan Kapolri, Polda Sumsel langsung memperkuat strategi pengamanan pada fase arus balik. Sejumlah langkah prioritas disiapkan, antara lain mengantisipasi puncak arus balik pada 24 Maret 2026 melalui rekayasa lalu lintas, meningkatkan pengawasan keselamatan di kawasan wisata air, mengedukasi pemudik terkait kesiapan perjalanan termasuk saldo kartu tol, serta mengamankan lonjakan mobilitas masyarakat pasca Salat Id menuju lokasi wisata.
Langkah-langkah tersebut bertujuan memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan terkendali pada fase krusial pasca Lebaran.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel juga mencatat tren positif.
Data menunjukkan angka pencurian kendaraan bermotor menurun hingga 57 persen, dari 30 kasus menjadi 13 kasus. Sementara itu, kasus narkoba turun 50 persen, dari 14 kasus menjadi 7 kasus.
Capaian ini semakin memperkuat indikator keberhasilan pengamanan yang dilakukan secara masif dan terukur. Selain itu, sebanyak 2.338 objek pengamanan seperti masjid, pusat keramaian, dan tempat wisata berada dalam pengawasan ketat aparat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Herman Deru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gubernur mengapresiasi sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan selama Ramadan hingga Lebaran, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Mari kita rayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan penuh rasa syukur,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh sistem pelayanan kepada masyarakat tetap aktif tanpa henti.
“Command Center dan layanan 110 siaga 24 jam. Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditangani cepat dan tepat,” ungkapnya.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh rangkaian Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk arus balik, hingga selesai.
Pengamanan dilakukan secara maksimal demi mewujudkan Mudik Aman, Perjalanan Lancar, dan Keluarga Bahagia.
#aTa
#rilishumaspoldasumsel